Berakit-rakit kita ke hulu, berenang-renang ke tepian. Berpacar-pacaran kita dahulu, lalu akhiri dengan pernikahan.
Seribu bebek di kandang singa, hanya satu berwarna belang Beribu cewek di Indonesia, hanya engkau yang aku sayang.
Paling banyak burung gelatik, di atas terbang melayang Memang banyak wanita cantik, cuma engkau yang aku sayang.
Bagaimana memanjat pohon randu? Tangan di atas kaki ke hulu. Bagaimana hati tak rindu? Pacarnya lembut suka melucu.
Minum sekoteng hangat rasanya, minum segelas ada yang minta. Laki-laki ganteng siapa yang punya? Bolehkah aku jatuh cinta.
Jalanan lagi lancar, itu adalah sebuah berkah. Aku bukan nyari pacar, tapi nyari yang mau diajak nikah.
Ayam goreng setengah mateng, belinya di depan tugu. Abang sayang, abangku ganteng, Neng di sini setia menunggu.